Sistem Monitoring dan Prediksi Curah Hujan
Sistem terintegrasi untuk pemantauan kondisi cuaca secara real-time dan prediksi curah hujan 7 hari ke depan menggunakan model Deep Learning (Bidirectional LSTM) berbasis data dari jaringan stasiun meteorologi AWS, ARG, dan AAWS di Provinsi Jawa Barat.
Arsitektur Sistem
Alur Data (Data Flow)
Akuisisi Data (MQTT)
Datalogger di setiap stasiun mengirim data sensor setiap menit untuk AWS dan ARG serta 10 menit untuk AAWS ke broker MQTT BMKG. Server subscribe ke topic yang relevan dan menerima data secara real-time.
Penyimpanan (InfluxDB + SQLite)
Data time-series (suhu, kelembapan, curah hujan, dll) disimpan di InfluxDB untuk query cepat. Metadata stasiun dan prediksi disimpan di SQLite.
🧠Prediksi (Bi-LSTM) & Filter Musim
Setiap 6 jam, model Bidirectional LSTM (TensorFlow 2.20.0) menganalisis data historis dan menghasilkan prediksi 7 hari ke depan per stasiun dengan pendekatan Modular OOP (aws_predictor, aaws_predictor, arg_predictor). Terdapat Adaptive Seasonal Filter untuk penyesuaian intensitas saat musim kemarau demi menekan tingkat error over-prediction.
Verifikasi Model & Metrik Aktual
Sistem memverifikasi hasil prediksi secara otomatis dan menghitung performa model harian (RMSE, MAE, R², POD, FAR, CSI) yang dapat dipantau langsung pada Dashboard Verifikasi untuk analisis Skripsi.
Visualisasi & Alert (WebSocket)
Dashboard menampilkan data real-time via WebSocket. Jika curah hujan melebihi ambang batas sangat lebat (>100mm) atau ekstrem, sistem otomatis mengirim peringatan ke semua client yang terhubung.
🤖 Otomatisasi & Peringatan Dini (n8n & Telegram Bot)
Workflow n8n memantau data secara berkala dan otomatis mendistribusikan peringatan dini cuaca buruk ke stakeholder terkait melalui bot Telegram.
Technology Stack
Node.js (Modular MVC)
Runtime server utama yang kini berjalan dengan arsitektur terstruktur (src/). Menangani REST API, MQTT, WebSocket, dan cron job.
InfluxDB
Database time-series untuk menyimpan data sensor dengan performa query tinggi. Mendukung retention policy dan downsampling.
SQLite
Database ringan untuk metadata stasiun, hasil prediksi, peringatan, dan performa model. Zero-configuration.
MQTT
Protokol IoT lightweight untuk komunikasi real-time antara datalogger stasiun dan server. QoS 0 untuk efisiensi bandwidth.
🤖 TensorFlow 2.20.0
Framework Deep Learning untuk model Bidirectional LSTM. Menggunakan arsitektur OOP modular dengan rekayasa fitur dinamis per tipe stasiun dan Adaptive Seasonal Filter untuk presisi tinggi.
Leaflet.js
Library peta interaktif open-source. Menampilkan lokasi stasiun, heatmap curah hujan, dan marker prediksi.
Chart.js
Library visualisasi data untuk grafik time-series, bar chart prediksi, dan scatter plot verifikasi model.
n8n & Telegram
Platform workflow automation (n8n) untuk mengintegrasikan peringatan sistem dengan Telegram Bot sebagai media diseminasi informasi ke pengguna.
WebSocket
Koneksi bidirectional untuk push data real-time ke browser tanpa polling. Update instan saat data baru masuk.
Tipe Stasiun
AWS (Automatic Weather Station)
12 stasiun — Mengukur 7 parameter utama: suhu, kelembapan, tekanan, kecepatan angin, arah angin, curah hujan, dan radiasi matahari.
ARG (Automatic Rain Gauge)
30 stasiun — Fokus pengukuran curah hujan dengan presisi tinggi. Parameter: curah hujan, suhu logger, dan tegangan baterai.
AAWS (Automatic Agro Weather Station)
8 stasiun — Stasiun agroklimatologi dengan parameter lengkap seperti AWS, ditambah parameter khusus pertanian.